Minggu, 23 September 2012

energi terbarukan indonesia

ENERGI TERBARUKAN INDONESIA

 

Energi terbarukan adalah energi yang berasal dari alam seperti cahaya matahari, angin, tenaga air, tenaga gelombang dan geothermal yang dapat diperbarui secara alamiah. Alam menyediakan berbagai sumber energi ini dalam jumlah yang sangat besar karena hampir selalu ada dan siap diolah menjadi sumber energi.
Solar cell adalah teknologi merubah cahaya matahari menjadi energi listrik dengan menggunakan photovoltaics . Secara umum cara penggunaan tenaga matahari ini dibagi dua yaitu aktif dan pasif. Penggunaan secara aktif yaitu menggunakan teknologi panel photovoltaic atau panel tenaga surya untuk mengumpulkan energi listrik. Sementara cara penggunaan secara pasif adalah dengan cara mengatur arah bangunan, menggunakan material yang menyerap panas dan desain bangunan yang secara alami memperlancar sirkulasi udara didalam bangunan.
Wind power atau tenaga angin dapat digunakan juga untuk menghasilkan listrik dengan menggunakan kincir angin. Kincir angin yang modern rata-rata berkapasitas antara 600kW sampai 5MW. Lokasi yang tepat untuk mendapatkan energy ini adalah didaerah yang berangin kencang dan konstan seperti daerah pantai atau daerah dataran tinggi.
Hydropower atau tenaga air juga dapat digunakan untuk menghasilkan listrik dengan menggunakan kincir air yang dewasa ini disebut dengan hydroelectric. Kalau listrik yang dihasilkan tidak terlalu besar, teknologi yang digunakan disebut microhydro, listrik dari cara ini maksimal menghasilkan 100kW. Teknologi damless hydro adalah system penghasil listrik yang menggunakan energy kinetic dari aliran sungai atau gelombang laut tanpa menggunakan dam. Ocean energy yaitu energy dari laut atau samudra. Dalam hal ini termasuk marine current power, ocean thermal energy ada tidal power.
Biomass (plant material) adalah sumber renewable energy atau energi terbarukan karena energi ini berasal dari matahari. Melalui proses photosintesa, tanaman menangkap tenaga matahari . Dalam hal ini biomass berfungsi sebagai aki tempat penyimpanan energy surya.
Liquid biofuel atau bahan bakar bio terbagi menjadi dua yaitu bioalcohol (bioethanol) dan biodiesel. Bioethanol adalah alcohol yang didapat dari proses fermentasi gula yang ada pada tanaman.
Energy geothermal adalah energi yang dihasilkan dengan cara mengambil panas bumi. Ada 3 macam power plants yang digunakan untuk mendapatkan energi dari energi geothermal, yaitu dry steam, flash, dan binary. Dry steam plants mengambil uap panas bumi dan langsung digunakan untuk menggerakan turbin yang memutar generator penghasil listrik. Flash plants mengambil air panas, biasanya bersuhu lebih dari 200 derajat C, dari tanah yang kemudian mendidih pada saat naik ke permukaan dan kemudian dipisahkan antara air panas dan uap panas yang dialirkan ke turbin. Untuk binary plants, air panas mengalir melalui heat exchangers, mendidihkan cairan organic yang memutarkan turbin. Uap panas yang dimampatkan dan sisa dari cairan geothermal dari ketiga cara diatas disuntikkan lagi ke batuan panas agar menghasilkan panas lagi.

Indonesia Merupakan Pasar Yang Prospektif

Indonesia merupakan pasar yang prospektif bagi energi terbarukan dikarenakan:

  1. Indonesia negara ke empat terbesar dengan jumlah penduduk sekitar 240 juta orang
  2. Sekitar 17.500 kepulauan
  3. Luas daratan sekitar 2 juta Km2
  4. GDP lebih dari USD 700 milyar di tahun 2010 dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 6% per tahun dan nomor tiga terbesar pertumbuhan ekonomi di Asia dan terbesar di Asia Tenggara
  5. Luas lautnya sekitar 7.9 Km2
  6. Memiliki berbagai sumber energi dan mineral
  7. Elektrisiti Rasio adalah 69% di tahun 2010
  8. Negara yang dilintasi perdagangan dunia dengan sekitar 50% lintas perdagangan melalui peraiaran Indonesia
  9. Biaya pekerja relatif lebih murah dibanding dengan China dan India
  10. Emisi Gas Rumah Kaca ekivalen dengan sekitar 3.000 Mt CO2 dimana USA adalah 6.000 Mt CO2 , China adalah 5.000 Mt CO2 dan Brazil adalah 2.000 Mt CO2
  11. Negara aman terkendali dan demokrasi terbesar di Asia Tenggara dan menjadi anggota G-20
  12. Kelas/grade investasi adalah BBB (Desember 2011)
  13. Indonesia punya VISI mengurangi Gas Rumah Kaca sebesar 26% ditahun 2020
  14. Pertemuan Bali 2010 bertekad untuk Ketahanan Energi Nasional dan ekonomi hijau
  15. Visi 2025 kebijakan energi adalah 25% 'Energi Mix' di tahun 2025 dari energi terbarukan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar